Server Lambat Padahal CPU Normal? Cek Network Dulu

Diposting pada

Siang itu server terlihat normal. CPU rendah, RAM masih longgar, dan tidak ada service yang mati. Namun, akses ke website dan panel admin terasa lambat. Karena kondisi seperti ini sering bikin salah diagnosa, saya memilih mengecek jaringan lebih dulu sebelum menyentuh aplikasi.

Pengalaman ini sering terjadi di server produksi. Oleh karena itu, saya selalu memakai alur pengecekan yang sama agar tidak terjebak asumsi.

Gejala Awal yang Sering Mengecoh

Pertama, koneksi SSH terasa delay meski berhasil login. Selain itu, akses web tidak timeout, tetapi loading terasa lama. Anehnya, grafik CPU dan RAM tetap stabil.

Karena resource aman, saya langsung mengarah ke sisi network server.

Cek Latensi Jaringan dari Server

Langkah awal yang selalu saya lakukan yaitu mengecek latensi keluar dari server. Dengan cara ini, saya bisa tahu apakah masalah datang dari jalur network.

ping -c 5 8.8.8.8

Jika hasil ping tidak stabil atau delay naik turun, maka masalah hampir pasti ada di jaringan, bukan di aplikasi.

Cek DNS yang Digunakan Server

Dalam beberapa kasus, DNS menjadi penyebab utama server terasa lambat. Resolusi domain yang lambat membuat akses web ikut tersendat.

cat /etc/resolv.conf

Jika DNS mengarah ke provider yang tidak stabil, saya biasanya menggantinya dengan DNS publik yang lebih cepat.

nameserver 1.1.1.1
nameserver 8.8.8.8

Test Akses ke Domain Secara Langsung

Setelah mengganti DNS, saya langsung menguji resolusi domain dari server. Tes ini membantu memastikan bahwa query DNS berjalan normal.

nslookup google.com

Jika respon cepat dan konsisten, maka masalah DNS bisa saya coret dari daftar penyebab.

Cek Koneksi Aktif yang Terlalu Banyak

Server yang melayani banyak koneksi sering mengalami penumpukan socket. Kondisi ini bisa membuat server terasa lambat meski CPU masih rendah.

ss -s

Dari sini, saya bisa melihat jumlah koneksi aktif dan mengevaluasi apakah server mulai kelebihan beban.

Pastikan Tidak Ada Interface Bermasalah

Selanjutnya, saya mengecek status interface network. Interface yang error atau sering drop packet bisa menyebabkan delay tanpa disadari.

ip -s link

Jika terlihat error RX atau TX meningkat, saya biasanya langsung fokus ke sisi network, bukan ke aplikasi.

Kenapa Masalah Network Sering Terlewat

Banyak admin langsung mengecek CPU dan RAM. Padahal, jaringan sering menjadi sumber masalah yang tidak terlihat di monitoring dasar.

Baca Juga:

Karena itu, pengecekan network seharusnya selalu masuk daftar awal troubleshooting server.

Kesimpulan

Server yang terasa lambat tidak selalu bermasalah di sisi resource. Dalam banyak kasus, network, DNS, atau koneksi aktif justru menjadi penyebab utama.

Dengan alur pengecekan sederhana ini, saya bisa menemukan masalah lebih cepat tanpa menghabiskan waktu di konfigurasi yang tidak perlu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *