Hard disk menjadi komponen paling krusial dalam sebuah server Linux. Oleh karena itu, administrator server perlu memahami kondisi hard disk sejak awal. Selain itu, jika hard disk mengalami gangguan, seluruh layanan seperti website, database, dan container Docker dapat ikut terdampak secara langsung.
Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari cara cek kesehatan hard disk di Linux server secara aman. Selain ringan, metode yang dibahas juga tidak mengganggu service yang sedang berjalan. Dengan demikian, panduan ini sangat cocok untuk VPS, server RT/RW Net, maupun server production.
Kenapa Kesehatan Hard Disk Wajib Dipantau?
Pada praktiknya, banyak administrator baru menyadari kerusakan hard disk setelah server mengalami error besar. Padahal, sistem SMART sudah mencatat tanda-tanda awal kerusakan jauh sebelumnya. Oleh sebab itu, dengan memanfaatkan data SMART, administrator dapat mencegah downtime lebih dini.
- Dengan monitoring rutin, administrator dapat mendeteksi bad sector lebih awal
- Selain itu, server dapat terhindar dari risiko kehilangan data
- Selanjutnya, pengelola dapat menentukan waktu penggantian hard disk
- Akhirnya, stabilitas server Linux tetap terjaga
Mengenal SMART pada Hard Disk
SMART (Self-Monitoring, Analysis, and Reporting Technology) merupakan fitur bawaan hard disk yang mencatat kondisi fisik drive secara real time. Dengan kata lain, SMART membantu administrator memahami kondisi hard disk tanpa alat tambahan.
Di Linux, sistem menyediakan akses langsung ke data SMART tanpa aplikasi grafis berat. Oleh karena itu, administrator dapat melakukan pengecekan langsung melalui terminal server.
Install Tools SMART di Linux
Langkah pertama, pastikan tool smartmontools sudah terpasang di server Linux. Jika belum tersedia, administrator dapat memasangnya dengan cepat melalui repository resmi.
sudo apt update
sudo apt install smartmontools -y
Setelah instalasi selesai, sistem Linux dapat membaca data SMART dari hard disk secara langsung. Dengan demikian, proses monitoring dapat segera dilakukan.
Cek Kesehatan Hard Disk dengan SMART
Selanjutnya, untuk melihat ringkasan kondisi hard disk, jalankan perintah berikut di terminal:
sudo smartctl -H /dev/sda
Jika sistem menampilkan status PASSED, maka hard disk berada dalam kondisi sehat. Sebaliknya, jika sistem menampilkan status FAILED, administrator perlu segera melakukan backup data.
Melihat Detail SMART Hard Disk
Selain status umum, administrator juga perlu memeriksa detail atribut SMART.
Dengan begitu, analisa kondisi hard disk dapat dilakukan secara lebih mendalam.
sudo smartctl -A /dev/sda
Beberapa parameter SMART yang perlu diperhatikan antara lain:
- Reallocated Sector Count
- Current Pending Sector
- Offline Uncorrectable
Apabila nilai parameter tersebut menunjukkan angka lebih dari nol,
maka administrator sebaiknya mulai mempersiapkan penggantian hard disk.
Cek Bad Sector Tanpa Merusak Data
Sering kali, pengguna menghindari pengecekan bad sector karena takut kehilangan data. Namun demikian, Linux menyediakan metode pengecekan yang hanya membaca sektor hard disk.
sudo badblocks -sv /dev/sda
Dengan perintah ini, sistem hanya melakukan proses pembacaan. Oleh karena itu, administrator dapat menjalankannya pada server aktif tanpa risiko kehilangan data.
Monitoring Kesehatan Hard Disk dengan Scrutiny
Selain pengecekan manual, administrator juga dapat menggunakan Scrutiny
untuk memantau kesehatan hard disk secara visual. Dengan Scrutiny, data SMART dapat ditampilkan dalam bentuk dashboard web.
Pertama, jalankan Scrutiny menggunakan Docker di server Linux:
docker run -d \
--name scrutiny \
-p 8081:8080 \
--cap-add SYS_RAWIO \
--device=/dev/sda \
ghcr.io/analogj/scrutiny:master-omnibus
Setelah container berjalan, buka browser dan akses:
http://IP_SERVER:8081

Selanjutnya, Scrutiny akan menampilkan status kesehatan hard disk, termasuk SMART, suhu, dan estimasi umur disk. Dengan tampilan ini, administrator dapat memantau kondisi hard disk secara lebih nyaman.
Monitoring Hard Disk di Server Production
Pada server production, administrator tidak cukup hanya melakukan pengecekan manual. Oleh sebab itu, administrator perlu mengombinasikan pengecekan SMART dan dashboard monitoring.
Dengan monitoring rutin, sistem dapat memberikan peringatan lebih awal
sebelum hard disk benar-benar mengalami kegagalan.
Tips Aman Mengelola Hard Disk Server Linux
- Pertama, lakukan backup data secara rutin
- Kemudian, periksa status SMART minimal sebulan sekali
- Selain itu, gunakan hard disk berkualitas untuk server
- Terakhir, pastikan suhu hard disk tetap stabil
Penutup
Sebagai kesimpulan, cek kesehatan hard disk di Linux server merupakan langkah sederhana yang sangat penting. Dengan memanfaatkan SMART dan Scrutiny, administrator dapat menjaga server tetap stabil dan aman.
Oleh karena itu, bagi pengelola VPS, RT/RW Net, maupun server Docker, monitoring hard disk sebaiknya menjadi rutinitas wajib. Akhir kata, semoga panduan ini membantu Anda mengelola hard disk server Linux dengan lebih baik.
