Cara Deploy Aplikasi Web Sederhana Menggunakan Docker Compose

Diposting pada

Docker membantu administrator server menjalankan aplikasi dengan lebih rapi dan terisolasi. Oleh karena itu, banyak server modern mulai menggunakan Docker untuk deploy aplikasi web. Selain lebih praktis, Docker juga memudahkan proses maintenance dan pengembangan aplikasi.

Pada artikel ini, kita akan membahas cara deploy aplikasi web sederhana menggunakan Docker Compose. Tutorial ini cocok untuk pemula yang ingin memahami alur kerja Docker secara langsung tanpa konfigurasi rumit.

Kenapa Harus Menggunakan Docker Compose?

Docker Compose memungkinkan admin menjalankan beberapa container sekaligus dengan satu file konfigurasi. Dengan cara ini, proses deploy menjadi lebih cepat dan konsisten. Selain itu, Docker Compose membantu menjaga struktur aplikasi tetap rapi.

Jika dibandingkan menjalankan container satu per satu, Docker Compose jauh lebih efisien. Oleh sebab itu, banyak developer dan admin server menggunakannya untuk aplikasi skala kecil hingga menengah.

Persiapan Sebelum Deploy

Sebelum memulai, pastikan server sudah menggunakan Ubuntu dan memiliki Docker serta Docker Compose. Admin juga perlu menyiapkan direktori khusus agar file aplikasi tidak bercampur dengan service lain.

Dengan persiapan yang baik, proses deploy akan berjalan lebih lancar dan minim kesalahan.

Membuat Struktur Folder Aplikasi

Langkah pertama adalah membuat folder aplikasi. Struktur folder yang rapi akan memudahkan pengelolaan di kemudian hari.

mkdir app-docker
cd app-docker

Setelah itu, buat file utama Docker Compose.

nano docker-compose.yml

Contoh Docker Compose Aplikasi Web

Pada contoh ini, kita akan menjalankan aplikasi web sederhana berbasis Nginx. Konfigurasi berikut cukup untuk tahap pembelajaran.

version: '3'
services:
  web:
    image: nginx:latest
    container_name: web_app
    ports:
      - "8080:80"
    restart: always

Konfigurasi tersebut menjalankan Nginx dan memetakan port 8080 server ke port 80 container. Dengan pengaturan ini, aplikasi bisa langsung diakses dari browser.

Menjalankan Aplikasi dengan Docker Compose

Setelah file siap, jalankan aplikasi menggunakan perintah berikut.

docker compose up -d

Docker akan menarik image Nginx dan menjalankan container secara otomatis. Setelah proses selesai, admin bisa mengakses aplikasi melalui browser menggunakan IP server dan port 8080.

Keuntungan Deploy Aplikasi dengan Docker

Deploy aplikasi menggunakan Docker membuat server lebih terorganisir. Selain itu, admin bisa memindahkan aplikasi ke server lain tanpa konfigurasi ulang yang rumit.

Dengan Docker, proses update aplikasi juga menjadi lebih aman. Admin cukup mengganti image atau konfigurasi tanpa mengganggu service lain.

Baca Juga :

Penutup

Deploy aplikasi web dengan Docker Compose memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi admin server. Dengan satu file konfigurasi, aplikasi bisa berjalan secara konsisten di berbagai lingkungan.

Jika admin mulai terbiasa menggunakan Docker Compose, pengelolaan aplikasi server akan terasa jauh lebih sederhana. Langkah ini sangat cocok sebagai fondasi sebelum membangun sistem yang lebih kompleks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *